Langsung ke konten utama

🌏[Environmental Day 2017]🌏

Tepat pada tanggal 5 Juni di peringati sebagai Hari Lingkungan Hidup Sedunia atau yang dikenal sebagai Environmental Day. Masyarakat dunia menggelar berbagai kegiatan yang bertemakan lingkungan sebagai pesan kepada sesama tentang keadaan lingkungan sekarang.
.
Pada tahun 1972 masalah lingkungan hidup menjadi perhatian serius negera-negara di dunia, pasalnya kondisi lingkungan saat itu kian hari kian mengkhawatirkan dimana hampir diseluruh dunia memiliki masalah lingkungan hidup yang serius. 
Kabut asap menyelimuti eropa, sementara di Jepang menjalar penyakit Minamata dan di Amerika Serikat nyaris tak lagi terdengar kicauan burung saat musim semi tiba. Hal tersebut diakibatkan karena pembangunan pada tahun 1960-an tidak mengindahkan wawasan lingkungan, penebangan dan pembakaran hutan dimana-mana, limbah industri yang tidak dikelola dengan baik dan lain sebagainya.
.

Kekhawatiran negara-negara di dunia ini mencapai puncaknya pada tanggal 5 Juni 1972, dimana PBB mengadakan Konferensi tentang Lingkungan Manusia yang berlangsung di Stockholm, Swedia dan sekaligus menetapkan tanggal 5 Juni sebagai Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Dalam Konferensi PBB tersebut disepakati beberapa hal yaitu :
🌱Deklarasi Stockholme, dimana dalam deklarasi tersebut berisi prinsip-prinsip yang harus digunakan dalam mengelola lingkungan hidup di masa depan melalui penerapan hukum lingkungan internasional.
🌱Rencana Aksi, yang mencakup perencanaan dalam hal pemukiman, pengelolaan sumberdaya alam, pengendalian pencemaran lingkungan, pendidikan serta informasi mengenai lingkungan hidup.
🌱Segi Kelembagaan, dibentuknya United Nations Environment Program (UNEP) yaitu badan PBB yang menangani program lingkungan dan berpusat di Nairobi, Kenya, Afrika.
.
Sejak Konferensi PBB tahun 1972 sampai tahun 1982 lingkungan hidup menjadi sektor tersendiri dimana tidak dilibatkan pembangunan ekonomi didalamnya, sehingga antara pembangunan ekonomi dan lingkungan hidup tidak berjalan secara sinergi.
.
.
Salam Lestari!🍃
.
.
#HIMATELIAct
#HariLingkunganHidup2017
#PeranKitauntukKehidupanBumiyangBerkelanjutan
#connectingpeopletonature
#pelhumas
#HIMATELIUNMUL

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Efektivitas Constructed Wetland dengan Tanaman Kangkung (Ipomoea Aquatica) dalam Menyerap Zat Pencemar Air Lindi di TPA Bluminung Penajam Paser Utara

Penelitian ini menunjukkan efektivitas sistem constructed wetland dengan tanaman kangkung air ( Ipomoea aquatica ) dalam menurunkan kadar pencemar air lindi di TPA Buluminung, Penajam Paser Utara. Penurunan parameter polutan seperti TSS, BOD, COD, dan total nitrogen terjadi melalui mekanisme fitoremediasi yang melibatkan interaksi antara akar tanaman dan mikroorganisme di zona perakaran. Efisiensi penurunan TSS mencapai 26,67%, BOD 16,67%, COD 21,59%, dan total nitrogen 6,56%, sedangkan kadar kadmium justru mengalami peningkatan akibat remobilisasi dari jaringan tanaman atau media tanam. Mekanisme fisik, biologis, dan kimiawi dalam constructed wetland berperan penting dalam proses penyaringan, penguraian, dan penyerapan polutan oleh tanaman dan mikroorganisme. Sistem constructed wetland ini menggunakan aliran permukaan ( surface flow ), yang memungkinkan penyerapan nutrien dan degradasi bahan organik, meskipun waktu tinggal hidraulik yang singkat membatasi efektivitas keseluruhan pro...

Analisis Tingkat Kenyamanan Ruang Terbuka Hijau Taman Cerdas Kota Samarinda Berdasarkan Temperature Humidity Index

   KATA PENGANTAR Puji dan syukur penulis panjatkan Kepada Allah SWT karena atas rahmat dan karunia-Nya maka laporan kajian dan penelitian yang berjudul “Analisis Tingkat Kenyamanan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Cerdas Kota Samarinda Berdasarkan Temperature Humidity Index (THI)” ini dapat diselesaikan dengan baik. Laporan kajian dan penelitian ini disusun sebagai bentuk pemenuhan salah satu program kerja HIMATELI UNMUL yaitu pelaksanaan kajian dan penelitian berbasis lingkungan hidup, dimana dalam laporan ini dijelaskan secara lengkap dan terperinci mengenai  hal-hal yang mengenai tentang bagaimana suhu dan kelembapan udara di Taman Cerdas Kota Samarinda serta tingkat kenyamanan pada lokasi penelitian berdasarkan THI. Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan Laporan Kajian dan Penelitian ini masih banyak kekurangan, baik dari segi isi, penulisan maupun kata-kata yang digunakan, hal tersebut tidak lepas karena keterbatasan data dan referensi maupun kemampuan penulis. Ol...

Kajian Air Permukaan di Sekitar Area TPA Bukit Pinang Samarinda

KATA PENGANTAR Puji syukur atas kehadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang telah memberikan karunia-Nya berupa rahmat, sehingga penyusunan Kajian oleh Departemen Kajian dan Penelitian Lingkungan Hidup (KPLH) yang berjudul “Kajian Air Permukaan di Sekitar Area TPA Bukit Pinang Samarinda” dapat di selesaikan tepat pada waktunya. Penyusunan Kajian ini dilaksanakan berdasarkan isu lingkungan yang ada serta berlandaskan pada Program Kerja Departemen KPLH Himateli Unmul pada periode 2017/2018. Pada penyusunan kajian ini penulis banyak mendapat bimbingan dan bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis ingin mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah membantu selama penulisan. Penulis menyadari dalam penyusunan kajian ini masih belum sempurna, sehingga saran dan kritik yang membangun sangat penulis harapkan demi perbaikan kajian selanjutnya. Penulis berharap kajian ini dapat bermanfaat bagi yang membaca. Samarinda, ...