Efektivitas Constructed Wetland dengan Tanaman Kangkung (Ipomoea Aquatica) dalam Menyerap Zat Pencemar Air Lindi di TPA Bluminung Penajam Paser Utara
Penelitian ini menunjukkan efektivitas sistem constructed wetland dengan tanaman kangkung air ( Ipomoea aquatica ) dalam menurunkan kadar pencemar air lindi di TPA Buluminung, Penajam Paser Utara. Penurunan parameter polutan seperti TSS, BOD, COD, dan total nitrogen terjadi melalui mekanisme fitoremediasi yang melibatkan interaksi antara akar tanaman dan mikroorganisme di zona perakaran. Efisiensi penurunan TSS mencapai 26,67%, BOD 16,67%, COD 21,59%, dan total nitrogen 6,56%, sedangkan kadar kadmium justru mengalami peningkatan akibat remobilisasi dari jaringan tanaman atau media tanam. Mekanisme fisik, biologis, dan kimiawi dalam constructed wetland berperan penting dalam proses penyaringan, penguraian, dan penyerapan polutan oleh tanaman dan mikroorganisme. Sistem constructed wetland ini menggunakan aliran permukaan ( surface flow ), yang memungkinkan penyerapan nutrien dan degradasi bahan organik, meskipun waktu tinggal hidraulik yang singkat membatasi efektivitas keseluruhan pro...
Komentar
Posting Komentar