🔎 Kajian Literatur: Penyebab Banjir di Kota Samarinda
Banjir merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang sering terjadi di Kota Samarinda. Kondisi ini tidak hanya dipengaruhi oleh faktor alam, tetapi juga berkaitan dengan perubahan lingkungan dan aktivitas manusia.
🌧️ Lalu, apa saja faktor yang menyebabkan banjir di Kota Samarinda?
Berdasarkan hasil kajian terhadap 4 referensi ilmiah, ditemukan beberapa faktor yang berperan dalam meningkatkan risiko banjir, yaitu perubahan penggunaan lahan, berkurangnya daerah resapan air, peningkatan limpasan permukaan, curah hujan tinggi, kondisi Sungai Mahakam dan DAS Karang Mumus, sistem drainase yang kurang memadai, aktivitas pertambangan, sedimentasi sungai dan saluran, sampah pada saluran drainase, serta pertumbuhan penduduk dan urbanisasi.
📚 Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor-faktor tersebut saling berkaitan dan dapat memperbesar potensi terjadinya banjir di Kota Samarinda. Kondisi lingkungan yang mengalami perubahan, ditambah dengan tingginya curah hujan dan sistem drainase yang belum optimal, dapat meningkatkan risiko genangan dan banjir.
💡 Kesimpulannya, banjir di Kota Samarinda merupakan hasil interaksi antara faktor alam dan faktor antropogenik. Upaya pengurangan risiko banjir perlu dilakukan melalui pengelolaan tata guna lahan, perlindungan daerah resapan, serta peningkatan kapasitas dan pengelolaan sistem drainase secara berkelanjutan.
📎 Simak selengkapnya pada kajian kami!
https://drive.google.com/file/d/1cVW3cWTBol3htDZkQkdc08jZcp4XjfTe/view?usp=sharing

Komentar
Posting Komentar